Ukuran Tarantula : Legspan (LS)

Berbeda dengan kalajengking yang ukurannya ditentukan dengan instar (berapa kali molting), pada tarantula umumnya ukuran ditentukan oleh panjang tarantula. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah tarantula berubah bentuk dan proporsi (perbandingan) saat mereka :

  1. Tumbuh
  2. Bertambah berat
  3. Pasca makan / minum
  4. Dewasa

hal – hal ini membuat mengukur tarantula secara tepat menjadi sangat sulit walaupun menggunakan kulit molt. Hal lainnya yang juga menambah tantangan bagi para perfeksionis keeper :

  1. Tarantula sulit untuk diminta posisi diam dan merentang.
  2. pengukuran akan bergantung seberapa tarantula rileks atau tegang, dan apakah kakinya dalam posisi merentang atau terlipat.

“Sam Marshall  dalam bukunya Tarantulas and Other Arachnids, 2001 mengusulkan menggunakan panjang bagian femur kaki depan tarantula sebagai standar yang populer untuk penggunaan ilmiah namun tentunya tidak populer terutama bagi keeper dan breeder.  Saat keeper menyatakan punya tarantula ukuran 30 cm tentunya lebih mudah dibayangkan dan lebih “wow” dibandingkan dengan memiliki tarantula yang ukuran femurnya 4,7 cm (walau keduanya tarantula yang sama).

Dengan tantangan – tantangan tadi, maka panjang tarantula (legspan) umumnya adalah estimasi. Jika perempuan kadang berbohong tentang berat badan, laki – laki tentang tinggi badan, maka keeper tarantula tentang ukuran tarantulanya.

Diagonal Leg Span

Secara umum ada dua cara yang digunakan untuk mengestimasi ukuran tarantula:

  1. Legspan | Metode yang umum digunakan adalah DLS (Diagonal Leg Span). Yaitu mengukur panjang dari ujung kaki depan ke ujung kaki belakang yang berseberangan saat tarantula dalam posisi releks dan kakinya merentang.
  2. Body length | Metode ini jarang digunakan oleh keeper Indonesia. Mengukur bagian terdepan tarantula (ujung chelicerae) sampai bagian paling belakang abdomen tarantula diluar spineret.

Pengukuran di Indonesia

Di Indonesia konsensus pengukuran panjang tarantula menggunakan panjang tarantula dari kaki terdepan hingga kaki paling belakang pada tarantula dengan posisi rileks. Cara yang paling umum keeper lakukan adalah dengan memotret tarantula bersebelahan dengan penggaris, atau meletakkan tarantula diatas kertas bergaris.

Saran kami untuk keeper pemula, hindari mengadopsi tarantula dengan LS 1 – 2 cm karena mereka memerlukan perawatan ekstra. Adopsilah sling 3 – 4 cm selain lebih kuat juga keseruan saat memberi makan sudah dapat dinkmati. Perlu tips memilih tarantula pertamamu ?

Mampir juga di
Halaman Komunitas | Blog | Tarantula Keepers

Ingin cari tarantula ?
Kunjungi Toko Komunitas

Bagikan Informasinya